Ruangfakta.com, SAMARINDA – Bencana longsor menerjang Komplek Pemakaman Cempaka di Jalan P. Suryanata, RT 23 dan 29, Samarinda Ulu, dan menyebabkan puluhan makam terdampak, sejak Selasa 27 Mei 2025 lalu.

Diperkirakan sekitar 30 jenazah terancam akibat pergerakan tanah yang terus terjadi. Jajaran Polsek Samarinda Ulu yakni Kanit Intel Polsek Samarinda Ulu Ipda Heri Siswanto beserta Bhabinkamtibmas Kelurahan Air Putih Aipda Yuli Widodo turun ke lapangan memantau situasi dan berkoordinasi dengan pengelola makam, BPBD, serta Dinas Perkim.

Bhabinkamtibmas Air Putih menginformasikan kepada ahli waris untuk segera datang agar proses pemindahan jenazah dari 30 jenazah yang terdampak, 12 ahli waris telah menyetujui pemindahan.

Kendala utama dalam proses evakuasi bukanlah faktor fisik di lapangan, melainkan keharusan untuk menghubungi dan mendapatkan persetujuan dari ahli waris.

“Kami tidak mau nanti disalahkan. Kami maunya semuanya harus clear, ahli waris setuju dipindahkan, tidak keberatan. Dan, proses ini memerlukan waktu dan koordinasi yang cermat,” ujar Aipda Yuli Widodo dalam rilis Polsek.

Saat ini, sebanyak 4 jenazah sudah berhasil dipindahkan tim relawan dan petugas terkait berencana menyelesaikan pemindahan 7 jenazah lainnya malam ini, menyisakan 18 jenazah yang ahli warisnya masih dalam pencarian.

Dan sekitar 18 lagi yang harus dicari dan sudah di sampaikan ke teman-teman RKM (Rukun Kematian Masyarakat) agar yang punya saudara di sini segera melapor Pengurus Makan Cempaka Jl. P. Suryanata RT.23 dan RT 29 Samarinda untuk memindahkan pemakaman tersebut ke tempat yang layak.

Lebih lanjut, pemindahan pemakaman ini akibat longsor berkoordinasi dengan Dinas Perkim untuk penanganan jangka panjang. Tim konsultan akan datang besok untuk menilai dampak longsor dan merumuskan rencana jangka pendek dan panjang.

Warga masyarakat berterima kasih atas kehadiran personil Polsek Samarinda Ulu untuk membantu memindah makam serta memberitahukan kepada pihak keluarga dan mengamankan lokasi pemakaman.

Adapun yang hadir di lokasi kejadiam Camat Samarinda Ulu, Lurah Air putih, Bhabinsa, BPBD dan Para Relawan untuk membantu evakuasi atau pemindahan Jenazah yang terdampak Longsor.