Ruangfakta.com. SAMARINDA – Program Gratispol pendidikan menjadi salah satu program unggulan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji hingga 2029 nanti. Program yang menyasar siswa SMA/SMK hingga jenjang S3 itu diyakini terus disempurnakan.
Zain Taufik Nurrohman, mantan anggota DPRD Kaltim periode 2014-2019 berpendapat, tidak memungkinkan program-program yang dicanangkan Gubernur Rudy Mas’ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji sempurna di tahun pertama sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, 20 Februari 2025 lalu.
“Apa yang menjadi program-program Pak Gubernur kalau diharapkan sempurna di tahun-tahun pertama, saya pikir juga terlalu over estimate lah kita itu,” kata Zain.
Zain merinci, di antara program itu adalah Gratispol Pendidikan, sebagai program besar yang juga memiliki anggaran tidak sedikit, yang bersumber dari APBD Kaltim.
“Untuk Gratispol pendidikan, sebuah program besar, penerima manfaatmya besar, anggaran yang digelontorkan juga besar, melibatkan puluhan universitas kalimantan timur dan juga di luar daerah kan?” ujar Zain.
Menurut Zain, kekurangan pada implementasi Gratispol Pendidikan di tahun pertama kepemimpinan adalah hal wajar.
“Sehingga kemudian dalam rentang satu tahun masih ada kekurangan-kekurangan, saya pikir itu hal yang wajar,” sebut Zain.
Zain optimistis ke depan realisasi program-program itu akan terus disempurnakan.
“Pasti juga ada proses penyempurnaan gitu, di tahun kedua, tahun ketiga dan seterusnya,” jelas Zain. (adv)
