Ruangfakta.com, TENGGARONG- Tidak seperti SMAN yang ada di Tenggarong, SMAN 4 Tenggarong masih kekurangan murid baru tahun pembelajaran 2026-2027. Kepala Seksi SMA dan Pendidikan Khusus Layanan Khusus(PKLK), Disdikbud Kaltim Cabang 3, Fadli Yulizannur memberikan alasannya.

‎”SMAN 4 yang ada di Kelurahan Loa Tebu kurang sekitar 10 murid,” jelas Fadli, Jumat 17 Juli 2026.

‎‎Kalau di SMAN 1, 2 dan 3 Tenggarong sudah full murid baru. penyebabnya minimnya peminat bersekolah di SMAN 4, karena belum memiliki gedung sendiri, karena masih menumpang disalah satu SD yang ada di Loa Tebu. Perencanaan pembangunan gedung sendiri sudah dilakukan.

‎‎”Kalau dari segi kualitas sama saja, antara sekolah negeri yang satu dengan sekolah yang lain,” ungkapnya.

‎Semua sekolah punya ciri khas sendiri, peran Inovasi manajemen sekolah sangat dibutuhkan. Sekolah setingkat SMA sudah memberlakukan kelas Bilinggual, sehingga kemampuan bahasa Inggris dasar dimiliki siswa.

‎‎”Kan pembelajaran ada yang berbasis digital, sehingga siswa siswi bisa membuka akses buku bacaan global yang berbahasa Inggris,” sebutnya.

‎Bagi siswa dan alumni SMA, Fadli menyarankan, harus punya prinsip, bangga bersekolah dan berkuliah di Kaltim. Karena Pemprov Kaltim memberikan perhatian kepada masyarakat Kaltim disektor pendidikan, dengan digulirkan program gratis pol.

‎‎”Kalau di daerah lain, belum tentu ada program setara dengan program Pemprov Gratispol,” sebutnya.

‎Justru sangat disayangkan jika program tersebut tidak dimanfaatkan untuk pengembangan pendidikan bagi masyarakat Kukar dan Kaltim. Penduduk dari luar akan berhijrah ke Kaltim.

‎‎”Info yang saya dapat dari manajemen sekolah-sekolah, beberapa siswanya berasal dari luar Kaltim, yang ingin mengenyam pendidikan di Kaltim, belum lagi nantinya mendapatkan dukungan full dari Pemprov, sehingga sangat menggiurkan untuk datang kesini,” terangnya.

‎