Ruangfakta.com. TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperluas akses air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Tabang dengan menyiapkan sekitar 500 sambungan rumah.

Program tersebut menyasar tiga desa, yakni Tukung Ritan, Muara Ritan dan Kampung Baru. Perluasan jaringan dilakukan dengan menghubungkan jaringan perpipaan yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hingga ke rumah warga.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kukar M Aidil mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas cakupan pelayanan air bersih di wilayah yang masih membutuhkan peningkatan akses.

“Menyambungkan pipa dari PDAM ke rumah-rumah yang dikelola oleh PDAM,” kata Aidil di Tenggarong, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, pekerjaan di tiga desa tersebut tidak menggunakan skema pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) baru.

Pemerintah memilih mengembangkan jaringan dengan memanfaatkan sistem pelayanan yang sudah tersedia.

Dari pekerjaan yang ditangani Disperkim Kukar, sekitar 500 sambungan rumah disiapkan untuk masyarakat di tiga desa tersebut.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena masyarakat dapat mengajukan sambungan baru melalui PDAM apabila jaringan telah tersedia di wilayah tempat tinggal mereka.

“Kalau yang dari Perkim sendiri kan sekitar 500 sambungan,” ujarnya.

Aidil mengatakan program perluasan jaringan air bersih juga dilaksanakan di sejumlah kecamatan lain, termasuk Muara Jawa dan Sangasanga.

Pekerjaan tersebut menjadi salah satu program yang tetap dilanjutkan Disperkim Kukar hingga akhir 2026 meskipun terdapat penyesuaian anggaran setelah APBD Perubahan 2026 disahkan.

“Ini terkait dengan APBD yang sudah kemarin disahkan, ini mengalami sedikit perubahan, ada mengalami pengurangan. Kegiatan yang lain sebenarnya sudah berjalan,” katanya.

Selain program air bersih, Disperkim Kukar masih melanjutkan sejumlah kegiatan lain, seperti pembangunan dan pengembangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) serta program relokasi rumah.

Aidil memastikan program yang telah berjalan akan terus dimaksimalkan hingga penghujung tahun dengan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia.

Perluasan jaringan air bersih tersebut diharapkan dapat meningkatkan cakupan pelayanan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh akses air melalui jaringan perpipaan yang dikelola PDAM. (faj/adv)