Samarinda – Dalam upaya mengatasi kemacetan dan meningkatkan efisiensi transportasi, Pemerintah Kota Samarinda berencana menerapkan sistem transportasi pintar mulai 2025. Program ini mencakup pemasangan lampu lalu lintas berbasis sensor, penerapan e-parking, serta integrasi aplikasi transportasi umum.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengatakan bahwa sistem ini akan membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di titik-titik rawan macet. “Kami ingin Samarinda memiliki transportasi yang lebih modern dan efisien. Dengan teknologi ini, pergerakan kendaraan bisa lebih tertata,” ujarnya.

Sejumlah masyarakat menyambut baik rencana ini, terutama bagi pengguna kendaraan umum. “Semoga dengan sistem ini, transportasi umum semakin nyaman dan terjadwal, karena selama ini masih kurang optimal,” kata Rina, seorang pengguna angkutan kota.

Pemkot Samarinda akan melakukan uji coba sistem ini di beberapa ruas jalan utama sebelum diterapkan secara penuh pada 2025.