Ruangfakta.com, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menyiapkan sekitar 20 kamar di sejumlah hotel dan penginapan di Tenggarong untuk mendukung akomodasi kafilah Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada Desember 2026.
Penyediaan akomodasi tersebut merupakan bagian dari persiapan Pemkab Kukar menyambut peserta dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Fasilitas penginapan diharapkan dapat menunjang kenyamanan peserta dan pendamping selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar Ivan Akhmad mengatakan, penyediaan kamar penginapan juga menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan dampak ekonomi dari penyelenggaraan MTQH tingkat provinsi.
“Penyediaan tempat menginap diharapkan membuat para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQH dengan nyaman dan aman,” kata Ivan di Sekretariat Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Kamis (15/10/2026).
Menurut Ivan, kehadiran peserta, pendamping, dan masyarakat dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas sektor pariwisata dan usaha masyarakat di Tenggarong.
Sekitar 20 kamar yang disiapkan tersebar di sejumlah hotel dan penginapan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tempat tinggal sementara bagi kafilah yang datang dari luar daerah.
Selain perhotelan, penyelenggaraan MTQH juga berpotensi memberikan dampak terhadap sektor kuliner, transportasi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Para peserta dan pendamping diperkirakan akan memanfaatkan berbagai layanan dan produk lokal selama berada di Tenggarong.
Ivan berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan momentum tersebut dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada para tamu. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan dalam pelaksanaan syiar Islam, tetapi juga melalui peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Momentum ini mampu menggerakkan roda perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha perhotelan, kuliner, dan UMKM,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang mendatangkan pengunjung dari berbagai daerah juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata Kukar. Promosi tersebut diharapkan dapat mendorong kunjungan wisatawan kembali ke Tenggarong setelah kegiatan berakhir.
“Harapannya, setelah kegiatan ini akan ada dampak berupa kunjungan kembali ke Tenggarong sehingga pariwisata semakin hidup,” kata Ivan.
Pemkab Kukar berharap penyelenggaraan MTQH tingkat Provinsi Kaltim dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat silaturahmi antardaerah dan mendorong pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif di Kukar.(Red/Adv)
