Ruangfakta.com, TENGGARONG – Percepatan pembangunan Jalan Martadinata dan Jalan Sukarelawan di Kelurahan Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa, menjadi fokus dorongan dalam pembahasan bersama DPRD Kutai Kartanegara (Kukar). Kedua ruas jalan tersebut didorong segera masuk tahap realisasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses infrastruktur yang lebih layak.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyampaikan hal itu saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) di Kantor DPRD Kukar, Selasa (20/10/2026). Pertemuan tersebut membahas usulan perbaikan jalan yang selama ini dinantikan masyarakat setempat.

Dalam RDP itu, terdapat komitmen dukungan anggaran minimal Rp5 miliar untuk mengakomodasi usulan masyarakat pada anggaran 2026. Dukungan tersebut diharapkan menjadi langkah konkret untuk mempercepat tindak lanjut pembangunan, sehingga pembahasan tidak berhenti pada tahap perencanaan.

“Yang pasti ada komitmen dari para anggota DPR kita, insyaallah dipatok minimal Rp5 miliar untuk apa yang diusulkan oleh masyarakat untuk anggaran 2026,” ujar Ramli.

Adapun dua ruas yang menjadi perhatian tersebut memiliki panjang total sekitar 3 kilometer. Jalan Martadinata membentang sepanjang 1,7 kilometer, sementara Jalan Sukarelawan memiliki panjang sekitar 1,3 kilometer.

Perbaikan dinilai mendesak karena kondisi jalan belum memadai untuk menunjang aktivitas warga. Terlebih, saat air pasang, genangan kerap mengganggu badan jalan sehingga mobilitas masyarakat menjadi kurang leluasa.

Untuk mempercepat realisasi, proses penganggaran perlu segera ditindaklanjuti bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), disertai penanganan teknis oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU). Ramli menyebut, apabila tahapan penganggaran dapat berjalan sejak awal tahun, pengerjaan fisik diharapkan memungkinkan dimulai pada pertengahan tahun.

Dari sisi pembiayaan, kebutuhan perbaikan diperkirakan sekitar Rp1 miliar per kilometer berdasarkan perhitungan yang dibahas. Namun, nilai tersebut masih berpotensi bertambah apabila pekerjaan memerlukan pembangunan turap atau penambahan badan jalan.

Ramli menegaskan, langkah berikutnya yang diperlukan ialah mendorong agar dukungan anggaran dan pembahasan yang telah dilakukan berlanjut ke pelaksanaan di lapangan. Dengan demikian, perbaikan kedua ruas jalan tersebut dapat segera menjawab persoalan infrastruktur yang telah lama dikeluhkan masyarakat.

“Harapannya segera terealisasi, karena ini sudah lama sekali masyarakat kami mengharapkan itu. Poinnya terealisasi segera,” tutup Ramli.(Red/Adv)