Ruangfakta.com. SAMARINDA – Polsek Samarinda Ulu bergerak cepat menindaklanjuti laporan kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja di kawasan Perumahan Bukit Mediterania, Jalan MT Haryono Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Jumat (8/5/2026).

Kapolsek Samarinda Ulu, Wawan Gunawan, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.21 Wita di Klaster Spin Blok B3-09. Polisi menerima laporan warga pada pukul 10.01 Wita terkait seorang pekerja yang terjatuh dari atap rumah saat memperbaiki pemanas air.

Korban diketahui bernama Sunarjo (55), warga Jalan Bukit Barisan RT 02, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, yang sementara tinggal di kawasan Bumi Citra Lestari.

Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu tengah memperbaiki saluran pemanas air di bagian atap rumah. Rekan kerja korban, Agus Siswoyo, mengaku berada di bawah ketika korban naik untuk memeriksa saluran yang tersumbat.

“Sekitar 15 menit kemudian saya naik untuk mengecek korban, namun saya melihat korban sudah berada di bawah dalam posisi terlentang,” ujar Agus.

Saksi lainnya, Sutikno, mengatakan dirinya sedang memotong triplek di luar rumah saat mendengar teriakan minta tolong. Ketika diperiksa, korban sudah tergeletak di area luar rumah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Sementara itu, pengawas proyek Mahmudi Munawar langsung menghubungi ambulans Pokdar Kamtibmas Bhayangkara setelah menerima laporan dari pekerja di lokasi.

Mendapat informasi tersebut, personel Polsek Samarinda Ulu bersama Tim Pamapta Polresta Samarinda segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan proses evakuasi korban.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Unit Inafis Polresta Samarinda guna melakukan olah TKP. Sekitar pukul 10.30 Wita, tim Inafis bersama relawan tiba di lokasi dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh dari atap rumah. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Peristiwa ini diduga murni kecelakaan kerja dan masih dalam penanganan pihak kepolisian,” kata Wawan.