Ruangfakta.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) berupaya memperluas peran masyarakat dalam menggerakkan perekonomian daerah. Salah satu langkah yang disiapkan melalui Program Kredit Kukar Idaman Terbaik dengan memberikan fasilitas pembiayaan bagi masyarakat yang menjalankan usaha produktif.

Program yang menjadi bagian dari 17 Program Dedikasi tersebut membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro dan kecil, petani, peternak hingga nelayan untuk mendapatkan tambahan modal. Pemkab Kukar menyediakan fasilitas pinjaman dengan plafon maksimal Rp500 juta melalui kerja sama dengan pihak perbankan.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan program ini dirancang agar persoalan keterbatasan modal tidak menjadi penghambat masyarakat dalam menjalankan maupun memperbesar skala usahanya.

Menurutnya, pemerintah daerah memberikan dukungan melalui pembayaran bunga pinjaman. Dengan begitu, masyarakat yang mendapatkan fasilitas kredit tidak perlu menanggung komponen bunga karena telah dialokasikan melalui subsidi Pemkab Kukar.

“Yang ingin kita dorong adalah bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kesempatan mengembangkan usahanya melalui akses permodalan. Pemerintah hadir membantu dari sisi pembiayaan bunga, sehingga penerima manfaat cukup memenuhi kewajiban pengembalian pokok pinjamannya,” jelas Aulia, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, fasilitas tersebut memiliki plafon yang dapat mencapai Rp500 juta. Sebagai gambaran, apabila masyarakat mengakses pinjaman sebesar Rp50 juta, maka kewajiban pengembalian pokok tetap sebesar Rp50 juta, sedangkan bunga kredit sekitar 9 hingga 12 persen ditanggung pemerintah daerah.

Tidak berhenti pada pembiayaan perorangan, Pemkab Kukar juga mengarahkan program tersebut untuk memperkuat aktivitas ekonomi melalui koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kedua kelembagaan ini turut masuk dalam sasaran pengembangan dengan dukungan alokasi anggaran sebesar Rp1 miliar.

Aulia menyebut penguatan kelembagaan ekonomi diperlukan agar manfaat program dapat menjangkau kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Salah satu sektor yang menjadi perhatian yakni pertanian, khususnya dalam mendukung penyediaan pupuk bersubsidi melalui mekanisme penyaluran yang lebih selektif.

“Jadi bukan hanya individu yang kita fasilitasi. Koperasi dan BUMDes juga perlu mendapat perhatian karena keduanya bisa menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat di desa maupun kelurahan,” tuturnya.

Melalui Kredit Kukar Idaman Terbaik, Pemkab Kukar menargetkan dukungan permodalan dapat dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat. Keberadaan program ini sekaligus diarahkan untuk memperkuat kegiatan usaha lokal dan memperluas keterlibatan masyarakat dalam pembangunan ekonomi daerah.(Red/Adv)