Ruangfakta.com, TENGGARONG – Petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sasaran program Kredit Kukar Idaman Terbaik yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperluas akses pembiayaan usaha.

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah membuka akses masyarakat terhadap layanan keuangan perbankan, terutama bagi kelompok yang membutuhkan tambahan modal untuk menjalankan usaha produktif.

Program ini menerapkan skema subsidi bunga, yakni pemerintah daerah menanggung bunga pinjaman sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan penerima kredit tetap berkewajiban mengembalikan pokok pinjaman.

“Jadi bunga yang dibebankan dari perbankan itu dibayar oleh pemerintah daerah,” ujar Aulia di Pendopo Odah Etam, Jumat (23/10/2026).

Ia mencontohkan, masyarakat yang memperoleh pinjaman sebesar Rp50 juta tetap mengembalikan pokok pinjaman senilai tersebut.

Sementara itu, bunga atau margin perbankan yang berkisar 9–12 persen ditanggung pemerintah daerah sesuai ketentuan program.

Menurut Aulia, Kredit Kukar Idaman Terbaik menjadi salah satu bentuk implementasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

Penjelasan tersebut disampaikannya setelah menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD Tahun 2026 di Grand Ballroom Convention, JIExpo Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Aulia menjelaskan, TPAKD berperan mendorong perluasan akses layanan keuangan di daerah. Adapun Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memiliki fokus berbeda, yakni menjaga stabilitas harga.

Melalui program tersebut, Pemkab Kukar berharap masyarakat dapat memperoleh akses modal perbankan untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan usaha di berbagai sektor ekonomi.(Red/Adv)