Ruangfakta.com, TENGGARONG— Dinas Sosial Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memastikan Program Bantuan Etam Sejahtera tetap berlanjut untuk membantu kelompok masyarakat rentan, terutama lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, dan anak terlantar. Tahun ini, program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 600 penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kukar Rinda Desianti mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

“Bantuan Etam Sejahtera masih tetap lanjut,” kata Rinda.

Menurut Rinda, program tersebut juga mencakup bantuan langsung tunai bagi anak terlantar. Untuk memastikan bantuan diterima oleh warga yang memenuhi kriteria, Dinsos Kukar melakukan evaluasi secara berkala, termasuk memeriksa kondisi kesejahteraan penerima manfaat.

Evaluasi dilakukan setiap tiga bulan dengan mencocokkan data penerima dan kondisi sosial ekonomi mereka. Langkah ini diperlukan agar bantuan tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga tepat sasaran.

“Kami juga akan melakukan pengecekan langsung terhadap tingkat kesejahteraan penerima,” ujarnya.

Rinda menjelaskan, penentuan penerima bantuan mengacu pada pengelompokan tingkat kesejahteraan atau desil dalam pendataan sosial. Warga yang berada pada desil 1 hingga desil 4 menjadi kelompok sasaran sesuai ketentuan program.

Apabila hasil evaluasi menunjukkan penerima mengalami peningkatan kesejahteraan hingga masuk desil 5 atau lebih, bantuan dapat dialihkan kepada warga lain yang lebih membutuhkan.

“Jika masuk desil 5 atau lebih, bantuan dialihkan kepada warga yang lebih berhak,” kata Rinda.

Ia menambahkan, setiap program bantuan memiliki persyaratan berbeda. Ada bantuan yang mensyaratkan penerima berada pada desil 1–2, sedangkan program lain mencakup desil 1–4. Karena itu, pemeriksaan data dan persyaratan dilakukan untuk menjaga ketepatan penyaluran.

Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, penyaluran Bantuan Etam Sejahtera dilakukan melalui rekening Bankaltimtara dengan menggunakan mekanisme virtual account. Sistem tersebut diharapkan membuat penyaluran bantuan lebih aman dan tertib.

Besaran bantuan yang diterima setiap penerima manfaat disebut sekitar Rp 800.000. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar kelompok rentan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat,” kata Aulia.(Red/Adv)