Ruangfakta.com, TENGGARONG — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, mengkaji 17 program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Kajian tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kepala BRIDA Kutai Kartanegara Bahari Joko Susilo mengatakan, kajian mencakup sejumlah aspek, mulai dari indeks infrastruktur, persepsi masyarakat terhadap program Dedikasi, peningkatan integritas pelayanan publik, hingga persepsi mengenai upaya pencegahan korupsi di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kita buat kajian program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik,” kata Bahari, Jumat (23/10/2026).

Menurut Bahari, kajian diperlukan untuk mengetahui sejauh mana program pemerintah daerah berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Hasil kajian juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk mengidentifikasi kekurangan dan merumuskan perbaikan dalam pelaksanaan program.

“Jadi, kita bisa mengetahui apakah program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik ada kekurangan yang harus dilakukan perbaikan,” ujarnya.

Selain kajian, BRIDA Kukar melakukan survei untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap pelaksanaan program. Survei tersebut diarahkan untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat, termasuk terhadap bantuan yang diberikan pemerintah daerah dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Masukan masyarakat dinilai penting untuk memastikan program pemerintah menjawab kebutuhan penerima manfaat. Dengan demikian, evaluasi tidak hanya bertumpu pada pelaksanaan kegiatan oleh perangkat daerah, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman masyarakat yang menerima layanan dan bantuan.

“Masukan dari masyarakat sangat penting, apakah bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Bahari.

Evaluasi tata kelola

BRIDA Kukar juga menaruh perhatian pada tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas layanan publik. Menurut Bahari, pelaksanaan program perlu diikuti evaluasi berkala agar perangkat daerah dapat mengetahui bagian yang perlu dibenahi.

Kajian terhadap tata kelola diperlukan karena perangkat daerah tidak cukup hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan. Evaluasi terhadap proses kerja, kualitas layanan, dan peluang inovasi juga dibutuhkan untuk mendukung perbaikan program secara berkelanjutan.

Hasil kajian dan survei tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah perbaikan terhadap 17 program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik.

Melalui proses evaluasi berbasis kajian dan masukan masyarakat, BRIDA Kukar berupaya menyediakan informasi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan program serta mendorong pelayanan publik yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Tujuan akhirnya, membantu perbaikan program pemerintah,” ujar Bahari. (ADV/Red)